Info Kesehatan : Penyakit Kanker Payudara pada Wanita



penyakit-kanker-payudara-pada-wanita
Info Kesehatan-Kanker payudara merupakan kanker terbanyak kedua sesudah kanker leher rahim di Indonesia . Sejak 1988 sampai 1992, keganasan tersering di Indonesia tidak banyak berubah. Kanker leher rahim dan kanker payudara tetap menduduki tempat teratas. Selain jumlah kasus yang banyak, lebih dari 70% penderita kanker payudara ditemukan pada stadium lanjut . Kanker payudara menduduki posisi kedua terbanyak sebagai penyebab kanker di Indonesia. Menurut WHO, sebanyak 8 ? 9 % wanita akan mengalami kanker payudara dalam hidupnya. Setiap tahun lebih dari 580.000 kasus baru ditemukan di berbagai negara berkembang dan kurang lebih 372.000 pasien meninggal karena penyakit ini. Sayangnya sampai saat ini penyebab kanker payudara masih belum diketahui.

Kanker payudara adalah tumor ganas yang tumbuh di dalam jaringan payudara. Kanker bisa mulai tumbuh di dalam kelenjar susu, saluran susu, jaringan lemak maupun jaringan ikat pada payudara.

Siapa Saja yang Rentan Resiko?

Ada beberapa hal yang dapat meningkatkan resiko kanker payudara, antara lain usia, riwayat kesehatan, faktor keturunan, faktor hormonal seperti menstruasi pertama terlalu cepat dan menopause dini. Selain itu upaya menunda kehamilan atau kehamilan pertama terjadi di atas usia 30 tahun juga bisa meningkatkan resiko. Gaya hidup yang tidak sehat, misalnya sering mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak jahat, atau kurang berolahraga, juga dapat memperbesar resiko terserang kanker payudara.

Data WHO menunjukkan bahwa 78% kanker payudara terjadi pada wanita usia 50 tahun ke atas. Hanya 6%-nya terjadi pada mereka yang berusia kurang dari 40 tahun. Meski demikian, kian hari makin banyak penderita kanker payudara yang berusia 30-an. Oleh karena itu jika Anda termasuk golongan yang beresiko tinggi, meski baru berusia 30-an, tak ada salahnya untuk lebih bersikap waspada terhadap perubahan yang terjadi pada payudara Anda.


Apa Saja Gejala-gejala Kanker Payudara?

Gejala awal berupa sebuah benjolan yang biasanya dirasakan berbeda dari jaringan payudara di sekitarnya, tidak menimbulkan nyeri dan biasanya memiliki pinggiran yang tidak teratur. Gejala lainnya yang mungkin ditemukan adalah benjolan atau massa di ketiak, perubahan ukuran atau bentuk payudara, keluar cairan yang abnormal dari puting susu (biasanya berdarah atau berwarna kuning sampai hijau, mungkin juga bernanah), perubahan pada warna atau tekstur kulit pada payudara, puting susu maupun areola (daerah berwana coklat tua di sekeliling puting susu), payudara tampak kemerahan, kulit di sekitar puting susu bersisik, puting susu tertarik ke dalam atau terasa gatal, nyeri payudara atau pembengkakan salah satu payudara. Pada stadium lanjut bisa timbul nyeri tulang, penurunan berat badan, pembengkakan lengan atau ulserasi kulit.

SADARI adalah tindakan deteksi dini terhadap adanya gejala-gejala kanker payudara. Metode ini sangat sederhana, namun diharapkan dapat menekan tingginya angka penderita kanker payudara, karena semakin awal terdeteksi maka semakin cepat proses pengobatan yang diperlukan.

Dengan SADARI, Anda harus meraba ada/tidaknya benjolan, baik yang sakit maupun yang tidak. Benjolan dapat menandakan adanya tumor. Walau tidak semua benjolan di payudara berbahaya, namun jika Anda temukan sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu perhatikan kulit payudara, apakah pembuluh vena-nya semakin terlihat. Apakah kulit di sekitar puting menjadi berkerut. Kemudian cermati puting payudara bila ada cairan lengket atau darah yang keluar. Terakhir, perhatikan ukuran dan posisi payudara. Bila ukurannya mengecil atau posisi yang satu lebih rendah daripada yang lain, sebaiknya jangan dianggap remeh.


Jenis kanker payudara yang dikenal dengan Inflammatory Breast Cancer (IBC) ini cukup jarang dan jenis yang sangat agresif. Jika tidak segera terdiagnosa maka bisa menyebabkan kematian. Kenali gejala-gejalanya seperti :

1. Pertumbuhan ukuran payudara yang cepat dan tidak normal
2. Timbul kemerahan, ruam atau bisul pada payudara
3. Rasa gatal berkepanjangan pada payudara atau puting
4. Adanya penebalan pada jaringan payudara
5. Timbul rasa sakit yang menusuk-nusuk dan/atau nyeri pada payudara
6. Timbul rasa panas (seperti demam) pada payudara
7. Adanya pembengkakan nodus limfe di ketiak atau di bawah tulang selangka
8. Adanya lesung pada payudara
9. Puting payudara menjadi rata atau melesak ke dalam

Upaya Pencegahan Kanker Payudara pada Wanita

Setiap orang dapat melakukan upaya pencegahan dengan cara hidup sehat dan menghindari beberapa jenis kanker :
1. Mengurangi makanan berlemak yang berlebihan.
2. Lebih banyak makan makanan berserat.
3. Lebih banyak makan makanan yang banyak mengandung vitamin A dan C dan sayur  
    sayuran berwarna.
4. Lebih banyak makan makanan berwarna yang alami seperti sayur hijau dan buah.
5. Mengurangi makan makanan yang telah diawetkan (misalnya diasinkan, dibakar,
     diasap atau dengan bahan pengawet) atau disimpan terlalu lama.
6. Menghindari minuman alkohol.
7. Hindari diri dari penyakit akibat hubungan seksual, dengan tidak berganti-ganti  
    pasangan.
8. Hindari kebiasaan merokok. Bagi perokok berhentilah merokok.
9. Upayakan kehidupan seimbang dan hindari stres.


Sumber : http://seksfile.wordpress.com/2007/05/27/misteri-kanker-payudara/
dengan sedikit perubahan.

------------ Artikel Menarik Lainnya --------


Comments
0 Comments

Responses

Poskan Komentar

 

Return to top of page Copyright © 2012 | Tentang Wanita | Info Kesehatan | CanSeh | Rahasia Kecantikan